Sebenarnya
ada beberapa minimarket yang akan kita temui di sepanjang jalan yang kita
lalui, dari beberapa minimarket tersebut mungkin ada beberapa yang membuat kita
tertarik, tetapi apakah hanya dengan ketertarikan saja yang membuat anda merasa
sesuai dengan konsep dan proses kepengurusannya, belum lagi biaya yang harus
dikeluarkan.
Anda
tidak perlu khawatir jika anda tertarik ingin membuka minimarket mandiri
berikut beberapa konsep untuk menjalankan minimarket mandiri.
1. Survey
awal kelayakan lokasi : analisa pasar, traffic, kepadatan penduduknya dan
lengkap status surat kepemilikan tempatnya serta RAB toko.
2. Membuat
analisa rencana belanja barang : dagangan toko, perlengkapan toko, legalitas usaha/perizinan, biaya transportasi kirim barang dan akomodasi tim kerja,
promosi & marketing, biaya jasa konsultan dan maintanance/perawatan
operasional dan pejualan atas target minimal toko tersebut.
3. Kesiapan
permodalan awal yang pasti, apakah total Investor atau bekerjasama dengan
Bank/Leasing.
4. Analisa
asumsi modal awal terhadap rencana balik modal berapa lama.
5. Mau
dan benar-benar menjalankan bisnis ini dengan serius, bekerjasama dengan serta
membuat evaluasi yang obyektif atas kinerja operasional toko perminggu/perbulan
dan pertahun, seperti perencanaan belanja barang, keuangan, pembayaran yang
baik atas stok toko dan supplier toko.
6. Investor
Benar-benar komitment atas kontrak kerja kerjasama dengan Jasa Konsultan,
begitu pun sebaliknya dan selalu bekerjasama yang baik secara win-win solution
seperti tujuaan awal yang baik dari kontrak kerjasama yang telah disepakati.
7. Adanya
disiplin sistem pembayaran ke supplier,dan menyimpan uang penjualan toko per
hari ke rek baru bank yang di gunakan secara teratur dan tercontrol dengan
baik.
8. Ada
baiknya Owner/Investor bila ingin mendapatkan margin/keuntungan langsung dari
penjualan toko diterima setiap akhir bulan dengan tidak mengambil perhari /
perminggu untuk keperluan pribadi (idealnya margin/profit diterima di bulan ke
2-3, agar tidak menggangu cash flow keuangan/laporan keuangan di update yang
baik terlebih dahulu dari saat GO/buka toko).
9. Bila
adanya ketidaktepatan waktu atas kinerja operasional toko (SDM/Supplier) harus
segera dicari solusi secara baik dan berkesinambungan tanpa harus memutuskan
secara sepihak dan merugikan dari rencana awal yang baik.
10. Mulailah
dengan membiasakan berbelanja di toko sendiri untuk Owner/SDM toko atau
teman/relasinya untuk kebutuhan perhari secara rutin dalam rangka mengejar
target penjualan.
11. Buatlah
Rencana kerja yang baik/forecase per minggu/bulan atas semua rencana ke depan
operasional toko dengan bekerjasama yang baik dengan SDM dan Tim Konsultan
secara obyektif & positive thinking.
12. Keberhasilan
suatu bisnis usaha retail minimarket dapat diraih dengan disiplin yang kuat,
kebersihan dan kerapihan toko & SDM, control pengawasan, perencanaan
aplikasi belanja dan pembayaran yang akurat, komitment atas kontrak awal
kerjasama yang disepakati, kreatif, inisiatif dan kecepatan pelayanan terhadap
dalam operasional toko untuk SDM, dan Owner serta tim management yang membantu
mengelola dalam kerjasama yang baik.
Perkiraan
biaya membangun minimarket mandiri
· Ministore Ideal : Investasi mulai Rp 60 jt
s/d Rp100 jt (termasuk bedah toko lama menjadi baru).
·
Investasi Minimarket Menengah : Rp 150 jt s/d
Rp 300 jt.
·
Investasi Swalayan / Grosir : Rp 300 jt s/d Rp1,5 Milyar
BEP modal rata-rata
2-3 tahun tergantung modal awal dan strategis tempat usaha atas target
penjualan minimarket yang akan di buka.
Dari Beberapa Sumber